Kalau kamu pikir kue Lebaran cuma nastar dan kastengel, kamu wajib tahu kue kering khas Sulawesi Selatan ini! Unik, lezat, dan punya cita rasa khas yang jarang dijumpai di daerah lain. Dari bolu kering hingga kue baruasa, setiap kue punya cerita dan tradisi yang melekat kuat dalam budaya Bugis-Makassar. Mau tahu kue apa saja yang selalu hadir Idulfitri di Sulsel? Yuk, simak daftar lengkapnya dan siap-siap ngiler!
Baca Juga: 7 Kue Tradisional Indonesia Berwarna Hijau yang Segar dan Lezat
4 Kue Kering Lebaran dari Sulawesi Selatan
1. Deppa Tori
Deppa Tori sekilas menyerupai kue cucur yang dikenal di Pulau Jawa, namun tetap memiliki bentuk khas yang membedakannya.
Terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan gula merah, kudapan ini menawarkan perpaduan rasa manis dan gurih yang cocok untuk dinikmati saat bersantai. Biasanya, masyarakat menyantapnya bersama kopi Toraja sebagai pendamping.
Dengan ukuran kecil dan bentuk jajaran genjang, makanan ini memiliki warna kecoklatan serta taburan wijen yang menambah ciri khasnya.
Meskipun tampak keras, teksturnya sebenarnya lembut saat digigit.
2. Baruasa
Kue kering satu ini memiliki tekstur renyah dengan butiran agak kasar di lidah. Hal ini identik dengan tepung beras sangrai sebagai bahan utamanya.
Baruasa memiliki dua varian utama yaitu baruasa pute dan baruasa eja, perbedaannya hanya pada gula yang digunakan di mana baruasa pute terbuat dari gula pasir sedangkan baruasa eja dari gula aren.
Adapun varian turunan dari kedua jenis baruasa di atas berupa baruasa kambu yang mana adonan diberi isian berupa unti kelapa sehingga rasanya lebih menarik.
3. Cucuru Jintan
Ada beberapa jenis kue cucuru di Sulsel salah satunya cucuru jintan. Kue ini sering disebut kerupuk jintan karena proses pematangannya dengan cara digoreng hingga mengembang seperti kerupuk.
Akan tetapi teksturnya cukup renyah namun bagian dalamnya mirip bolu. Bentuk kue ini menyerupai jajargenjang atau cucur dalam bahasa Sulsel. Meski menggunakan kata jintan, kue ini tak menggunakan jintan tapi malah menggunakan taburan wijen di permukaannya.
4. Bangke Canggoreng
Kamu yang menyukai olahan kacang tanah mungkin akan sangat menyukai hidangan ini. Teksturnya yang renyah tapi lumer di mulut membuat kue kering ini sangat populer.
Canggoreng atau kacang tanah dalam kue dicincang kasar jadi sangat terasa di tiap gigitannya, rasanya pun jadi lebih kaya.